Krusialnews.online

Mahasiswa Teknik Sipil USN Kolaka Kaji Dampak Sedimen Tambang Terhadap Kinerja Jalan

Kolaka,Krusialnews.online — Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka melalui Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil menggelar seminar akademik dengan tema “Analisis Pengaruh Akumulasi Sedimen Tambang terhadap Perkerasan Jalan”. 

Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai dampak aktivitas pertambangan terhadap kondisi, kualitas, dan keberlanjutan infrastruktur jalan.

Seminar tersebut menjadi wadah untuk mempertemukan kajian akademik dengan persoalan nyata di lapangan, khususnya terkait bagaimana akumulasi sedimen hasil aktivitas pertambangan dapat memengaruhi kinerja perkerasan jalan, sistem drainase, umur pelayanan, hingga potensi kerusakan jalan.

Kegiatan ini menghadirkan Ir. Darwis, ST., MT., IPM. sebagai pemateri yang membagikan wawasan, pengalaman, serta perspektif teknis mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan sedimen tambang dan infrastruktur jalan.

Seminar tersebut turut diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia, yakni Sumatera, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, hingga Jawa Tengah. Keberagaman asal peserta menunjukkan bahwa isu dampak aktivitas pertambangan terhadap infrastruktur jalan memiliki perhatian yang luas dan relevan untuk dikaji lintas daerah.

Darul Aqram, selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil USN Kolaka, berharap kegiatan tersebut dapat mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori di ruang perkuliahan, tetapi juga mampu melihat persoalan infrastruktur secara kritis, objektif, dan berdasarkan prinsip-prinsip ketekniksipilan.

Menurutnya, mahasiswa teknik sipil sebagai calon insinyur memiliki tanggung jawab untuk memahami berbagai persoalan pembangunan secara menyeluruh. Pengetahuan mengenai kondisi lapangan, dampak lingkungan, serta aspek teknis menjadi bagian penting dalam merumuskan solusi yang tepat dan berkelanjutan.

Seminar ini tidak hanya menjadi forum diskusi akademik, tetapi juga ruang bertukar pengalaman dan gagasan antarmahasiswa dari berbagai daerah. Memahami persoalan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan langkah awal untuk menghadirkan solusi bagi masyarakat, lingkungan, dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak